30 Ogos 2014

DR ASRI-TABIEN_Kisah Raja' Ibnu Haywah Disebalik Perlantikan Umar Abd Az...


Raja' bin Haywah

"Si Lidah Emas"
"Dialah tokoh dibalik perlantikan Umar bin Abdul Aziz sebagai khalifah" 
"Sesungguhnya pada suku Kindah terdapat tiga orang yang melalui doa mereka, Allah turunkan hujan dan menangkan atas musuh, salah satunya adalah Raja’ bin Haiwah” (Maslamah bin ‘Abdul Malik) 


Pada masa Tabi’in ada tiga orang yang oleh orang-orang zaman itu tidak ada tandingan dan duanya. Mereka seakan bertemu dalam satu janji; saling berwasiat dalam berbuat kebenaran dan bersabar, saling berikrar untuk berbuat kebaikan dan kebajikan, mewakafkan diri mereka untuk selalu berbuat ketakwaan dan mencari ilmu serta menjadikan diri mereka sebagai pelayan Allah, Rasul-Nya, kaum awam maupun kalangan khusus orang-orang beriman. Mereka itu adalah: Muhammad bin Sirin di ‘Iraq, al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakr di Hijaz dan Raja` bin Haiwah di Syam. 
Mari kita ikuti untuk beberapa saat yang diberkahi ini kisah orang ke-tiga dari ke-tiga orang-orang pilihan lagi berbakti tersebut, yaitu Raja` bin Haiwah. Raja` bin Haiwah dilahirkan di Bisan, sebuah kawasan di ranah Palestina, pada penghujung kekhilafahan ‘Utsman bin ‘Affan atau sekitar itu. Dia berafiliasi kepada kabilah Kindah yang terkenal. Dengan demikian, Raja` bertempat lahir di Palestina, asal Arab dan bermarga Kindi.

A RASYID IDRIS-Blm Solat Sudah Keliru-2 Rakaat Fajar..Kafiat & Khilaf

28 Ogos 2014

DR ASRI-Salafussoleh_SA'ID BIN MUSSAYYIB Menolak Pinangan Raja



Said bin al-Musayyib

Tokoh kita kali ini adalah salah seorang yang berpengetahuan luas dan biografinya pantas kami ketengahkan. Memang dia tidak begitu terkenal di kalangan khalayak umum, akan tetapi karena kepakaran ilmunya dia terkenal di kalangan intelektual dan para cendekia.

Nama Lengkapnya

Nama beliau adalah Said bin Al-Musayyib bin Hazn bin Abi Wahab bin Amru bin A’id bin Imran bin Makhzum Al-Qurasy Al-Mahzumi Al-Madani, panggilannya adalah abu muhammad al-madani beliau adalah salah satu pembesar para tabi’in.